Sebagai informasi kalau anda telah melakukan aktifitas di layanan google, maka history otomatis akan tersimpan diriwayat google. Tujuannya ialah untuk memberikan pengalaman dalam seluruh layanan google.
Untuk melakukan penghapusan riwayat pencarian, pengguna pun bisa melakukannya secara manual kapan saja di aktifitas saya atau My Activity.
Di sisi lain juga, pengguna yang berbagi perangkat mungkin saja ada keinginan untuk orang lain agar tidak bisa masuk ke My Activity dan melihat di riwayat pencarian. Mulai saat ini google telah menghadirkan tools baru agar riwayat pencarian anda bisa terlindungi di akun kalian masing-masing.
Google telah unggah di blog resminya menyebutkan telah ada pengaturan baru, seseorang harus memberikan informasi untuk mengakses riwayat history tersebut. Yakni seperti password atau two-factor authentication sebelum riwayat lengkap tersebut bisa dilihat.
Dengan peraturan baru ini tersebut, pengguna pada saat ini memiliki kontrol penuh untuk menyimpan atau tidak menyimpan di riwayat pencarian.
Melalui auto delete control, ada opsi otomatis dan terus menghapus opsi history pencarian. Bersama web dan app activity dari akun setelah tiga, 18 atau 36 bulan.
Namun pengguna memiliki opsi untuk mengatur yang ada, sesuai keinginan kalian masing-masing.
Opsi hapus otomatis bagi pengguna baru atau akun baru adalah 18 bulan. Namun pengguna selalu bisa memperbaruinya di dalam pengaturan jila kalian meniginginkannya. Selain itu juga ada cara melakukan penghapusan dengan cepat pada 15 menit pencarian yang telah disimpan.
Fitur telah tersedia untuk pengguna Google maupun IOS dan segera pada akhir tahun ini akan meluncur pada android.

Posting Komentar